Rasulullah SAW bersabda
إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ
اْلأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ اْلأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ
قَالَ الرِّيَاءُ
SesungguhNya
sesuatu yang paling aku takutkan terjadi pada kalian adalah adalah
Syirik kecik (khafi - samar-samar); para sahabat bertanya : wahai
rasulullah apakah syirik kecil ? Rasulullah menjawab "Riya" (termasuk
Ujub, Suma'ah, Takabbur)
[HR.
Ahmad]
Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap Rasul di utus Allah azza
wajalla’ dengan tauhid adalah inti dakwah mereka, permulaan /pembukaan
Dakwah mereka.
Maka perlulah kita mengetahui perkara Syirik supaya kita
menjauhinya, karena sesiapa yang tidak tahu terhadap keburukan Syirik
dikhawatirkan ia terjatuh padanya tanpa ia tidak menyadarinya kerana
kejahilannya sendiri.
Inilah bahaya-bahaya syirik:
قَالَ ابْنُ نُمَيْرٍ رضي
اللّٰه عنهما سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى اللّٰه عليه وسلم يَقُولُ
مَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ ، وَقُلْتُ أَنَا
وَمَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ (رواه
مسلم)
"Ibnu Numan رضي اللّٰه عنهما berkata, "Saya mendengar
Rasulullah صلى اللّٰه عليه وسلم bersabda: "Barangsiapa meninggal dalam
keadaan menyekutukan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah dengan sesuatu, maka ia masuk neraka," Dan
aku berkata : "Orang yang meninggal dengan tidak menyekutukan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah
عزوجل dengan sesuatu (niscaya) masuk surga" (Hr Muslim :134).
(1). SYIRIK ADALAH KEZALIMAN (pada diri sendiri) YANG BESAR
لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ, إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya mempersekutukan (zat & hak-hak mutlak zat Allah عزوجل ) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
(Qs Lukman 31:13)
(2). SYRIK MENGHANCURKAN SELURUH AMAL
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ
أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Dan Sesungguhnya Telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi)
yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (zat : hak dan kekuasaan mutlak zat
Allah), niscaya akan
hapuslah amalmu (Ibadah & amal kebenaran, kebaikan, kebajikan dialam
jasad) dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugikan diri
sendiri. (Qs
Az-Zumar 39:65)
(3). SYIRIK ADALAH DOSA YANG TIDAK DI AMPUNKAN ALLAH سبحانه وتعالى
إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ
ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْماً
عَظِيماً
48. Sesungguhnya Allah عزوجل tidak akan
mengampuni dosa syirik (terhadap zat & terhadap hak dan kekuasaan
mutlaknya - Allah), dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari
(syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya (dengan taubat nasuhah).
barangsiapa yang
mempersekutukan (zat : hak dan kekuasaan mutlak zat) Allah, Maka
sesungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
(Qs
An-Nisa’4:48/116)
(4) PELAKU SYIRIK DI HARAMKAN MASUK SURGA
إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّهُ عَلَيهِ
الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan zat : hak dan kekuasaan mutlak zat) Allah,
Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga (jika ditamatkan anugerah hidup tanpa taubat), dan tempat kembalinya ialah
neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
(Qs
Al-Maidah 5:72)
PELAKU MURTAD (al-Musyrik - berhala, al-Majusi : api/matahari - Mulhidun) KEKAL DI DALAM NERAKA
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي
نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُوْلَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
6. Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan
orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka jahannam; mereka kekal
di dalamnya. mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.(Qs Al-Bayyinah
98:6)
(5) SYIRIK ADALAH DOSA PALING BESAR
إِنَّ
اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن
يَشَاءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً بَعِيدا
116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (zat :
hak dan kekuasaan sesuatu yang lain)
dengan Dia (Allah), dan dia mengampuni dosa yang selain syirik
(terhadap zat : hak dan kekuasaan mutlak zat Allah) bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan
(zat : hak dan kekuasaan mutlak zat) Allah, Maka Sesungguhnya meeka
telah tersesat sejauh-jauhnya.
(Qs
An-Nisa’4:116)
(7) SYIRIK ADALAH PERKARA PERTAMA YANG DI HARAMKAN ALLAH
قُلْ تَعَالَوْاْ أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلاَّ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً
151. Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh
Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan (zat & hak-hak mutlak zat Allah) sesuatu dengan Dia.
(Qs
Al-An’am 6:151)
(8) DOSA SYIRIK MENYEBABKAN KEBINASAAN DI AWAL, DI TENGAH DAN DI AKHIR PERJALANAN SEORANG HAMBA
حُنَفَاء لِلَّهِ غَيْرَ مُشْرِكِينَ بِهِ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ
فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاء فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي
بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ
31. Dengan ikhlas kepada
Allah سبحانه وتعلى , tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia.
barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan (hak-hak kekuasaan mutlak zat) Allah, Maka adalah ia
seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau
diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
(Qs Al-Hajj 22:31)
(9) PELAKU KESYIRIKAN ADALAH NAJIS (KOTOR) AQIDAHNYA : IMAN (note :
Musyrik : mulhid - berhala : api/matahari, komunisme, atheist).
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ...
28. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis [634], (Qs At-Taubah 9:28)
[634] Maksudnya: jiwa musyrikin itu dianggap kotor, Karena menyekutukan Allah عزوجل
(10) MENYEBABKAN PENYESALAN YANG TIDAK TERBAYARKAN
وَأُحِيطَ بِثَمَرِهِ فَأَصْبَحَ يُقَلِّبُ كَفَّيْهِ عَلَى مَا أَنفَقَ
فِيهَا وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَى عُرُوشِهَا وَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ
أُشْرِكْ بِرَبِّي أَحَداً (٤٢) وَلَمْ تَكُن لَّهُ فِئَةٌ
يَنصُرُونَهُ مِن دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مُنتَصِراً (٤٣)
42. Dan harta kekayaannya dibinasakan; lalu ia membulak-balikkan kedua
tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia Telah belanjakan untuk
itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata:
"Aduhai kiranya dulu Aku tidak mempersekutukan (hak-hak mutlak) seorangpun dengan
Tuhanku". 43. Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang akan
menolongnya selain Allah ; dan sekali-kali ia tidak dapat membela
dirinya.
(Qs Al-Kahfi 18 : 42-43)
(11) AMALAN ORANG YANG SYIRIK (al-Yahud, an-Nasyoro, Syiaeyyah - baru) BAGAIKAN DEBU YANG BERTERBANGAN.
وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاء مَّنثُوراً
23. Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan[1062], lalu kami
jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.
(Qs Al-Furqon 25:23)
[1062] yang dimaksud dengan amal mereka disini ialah amal-amal mereka
yang baik-baik yang mereka kerjakan di dunia amal-amal itu tidak dibalasi
oleh Allah عزوجل (dengan pahala) karena mereka tidak beri'ttiqad (uluhiyyah) & tauhid (rububiyyah) yang benar.
(12) KESYIRIKAN ADALAH SEBAB MUNCULNYA RASA TAKUT
سَنُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُواْ الرُّعْبَ بِمَا أَشْرَكُواْ
بِاللّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَاناً وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ
وَبِئْسَ مَثْوَى الظَّالِمِينَ
151. Akan kami masukkan ke
dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka
mempersekutukan (hak-hak mutlak zat) Allah dengan sesuatu yang Allah سبحانه وتعلى sendiri
tidak menurunkan keterangan tentang itu. tempat kembali mereka ialah
neraka; dan Itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang
zalimi diri sendiri.
(Qs Ali’imran 3 : 151)
(13) SYAITAN BERKUASA TERHADAP PELAKU KESYIRIKAN
إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُم بِهِ مُشْرِكُونَ
100. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang
yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang
mempersekutukannya (Syaitan) dengan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah.
(Qs An-Nahl 16:100)
(14) KESYIRIKAN ADALAH SEBAB CELAAN DAN HILANGNYA TAUFIQ DARI ALLAH عزوجل
لِيُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي يَخْتَلِفُونَ فِيهِ وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ كَفَرُواْ أَنَّهُمْ كَانُواْ كَاذِبِينَ
39. Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. dan
janganlah kamu mengadakan Tuhan yang lain di samping Allah سبحانه
وتعلى, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan
tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).
(Qs Al-Isra’17:39)
(15) ORANG-ORANG MUSYRIK PERKATAAN-NYA MEMBUAT ALLAH سبحانه وتعالى MURKA
لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئاً إِدّاً (٨٩) تَكَادُ السَّمَاوَاتُ
يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدّاً
(٩٠) أَن دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَداً (٩١)
89. Sesungguhnya
kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, 90.
Hampir-hampir langit pecah Karena Ucapan itu, dan bumi belah, dan
gunung-gunung runtuh, 91. Karena mereka mendakwakan Allah yang Maha
Pemurah mempunyai anak.
(Qs Maryam 19:89-91)
(16) SYIRIK ADALAH TERMASUK DOSA BESAR YANG MEMBINASAKAN
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي اللّٰه عنه عَنْ النَّبِيِّ صلى اللّٰه
عليه وسلم قَالَ اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا yيَا
رَسُولَ اللَّهِ J وَمَا هُنَّ قَالَ J الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ
وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَأَكْلُ
الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ
وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلَات
ِ“Dari
Abu Hurairah dari Nabi صلى اللّٰه عليه وسلم bersabda; "Jauhilah
tujuh dosa besar yang membinasakan. " Para sahabat رضي اللّٰه عنهم
bertanya; 'Ya Rasulullah صلى اللّٰه عليه وسلم , apa saja tujuh dosa
besar yang membinasakan itu? ' Nabi صلى اللّٰه عليه وسلم menjawab;
"menyekutukan (zat & hak-hak mutlak zat) Allah سبحانه وتعالى ,
sihir, membunuh jiwa yang Allah
عزوجل haramkan tanpa alasan yang benar, makan riba, makan harta anak
yatim, lari (belot) dari medan perang, dan menuduh wanita mukmin
baik-baik
melakukan perzinahan.\"(Hr Al-Bukhari :6351)
(18) SYIRIK ADALAH SARANG TAHAYUL DAN KHURAFAT
Karena meyakini Tahayul dan Khurofat, akhirnya Para normal dan
Dukun Penyesat laku di pasaran , dan juga tukang sihir, Para Astrologi
(tukang nujum) dan sebagainya.
(19) SYIRIK AKAN MERUSAK PERBUATAN YANG BERMUNAFAAT
وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللّهِ مَا لاَ يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ
وَيَقُولُونَ هَـؤُلاء شُفَعَاؤُنَا عِندَ اللّهِ قُلْ أَتُنَبِّئُونَ
اللّهَ بِمَا لاَ يَعْلَمُ فِي السَّمَاوَاتِ وَلاَ فِي الأَرْضِ
سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُون
18. Dan mereka
menyembah selain daripada Allah, apa yang tidak dapat mendatangkan
kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemunafaatan, dan mereka
berkata: "mereka itu adalah pemberi syafa'at kepada kami di sisi Allah
سبحانه وتعالى ". Katakanlah: "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah
apa yang tidak diketahuiNya baik di langit dan tidak (pula) dibumi?
Maha Suci Allah سبحانه وتعالى dan Maha Tinggi dan apa yang mereka
mempersekutukan (hak-hak kekuasaan mutlak zat Allah itu).
(Qs Yunus 10 : 18 )
(20) SYIRIK ADALAH
MERENDAHKAN MARTABAT ALLAH YANG MAHA SEGALA-GALANYA ,DAN RASULULLAHصلى
اللّٰه عليه وسلم SEBAGAI UTUSAN-NYA
Syirik adalah musuh
iman (Aqidah) dan Tauhid-2&1 (uluhiyyah & rububiyyah), apabila seseorang senantiasa bergelimang dengan dosa
Syirik, maka hidupnya akan sengsara di Dunia maupun kelak di akhirat.
أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا هَذَا الشِّرْكَ فَإِنَّهُ أَخْفَى مِنْ
دَبِيبِ النَّمْلِ فَقَالَ لَهُ مَنْ شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَكَيْفَ
نَتَّقِيهِ وَهُوَ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ يَا رَسُولَ اللَّهِ j
قَالَ قُولُوا }اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ
شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ نَعْلَمُ {
"Wahai sekalian manusia, takutlah kalian terhadap syirik (terhadap hak-hak mutlak zat Allah) karena dia
lebih halus dari langkah semut." Kemudian seseorang bertanya, "Wahai
Rasulallah صلى اللّٰه عليه وسلم , bagaimana kami harus menghindarinya,
sementara dia lebih halus dari langkah semut?" Maka beliau menjawab:
"Bedo'alah dengan membaca:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ
شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ نَعْلَمُ
{ 'ALLAHUMMA INNAA NA'UUDZU BIKA MIN AN NUSYRIKA BIKA SYAIAN NA'LAMUHU WA NASTAGHFIRUKA LIMAA LAA NA'LAMUHU }
(Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu
dengan sesuatu yang kami mengetahuinya dan kami meminta ampun kepada-Mu
terhadap apa yang kami tidak ketahui).'\"(Hr Imam Amad dengan sanad
shahih)
Wallahu a'lam
///
Yos BieJay
PChepa, Kelantan.